Postingan

:-)

Gambar
A very quick update! Currently having a day off thursday because I have no exam schedule for today. Jadi, hari ini (harusnya) belajar untuk midtest besok dan lusa. Tapi ya biasa, mood ilang jadi harus di build up dulu moodnya. Ha! Alasan klise. Anyway, super happy karena my last post hit 200++ views!!!! What a kind of achievement for me. Hehehehe. Seneng banget dapet banyak respon positif tentang cerita pendek di post sebelum ini, it really pulls my trigger on to write moreee and of course! read more. Hehe terima kasih yang sudah nyempetin waktu untuk baca ceritanya. I'm working on the next story, tapi kayanya harus pending sedikit karena.. ..... Nope, I'm not a law student. Tapi di komunikasi belajar juga gitu-gituan, yikesss. Nanti habis midtest selesai Insha Allah cerita baru akan muncul! Yey. Because at first I called this as a very quick update, so I'd better quit now. Ciao.

segitiga tidak sama sisi

Ben Sambil menyesap kopi hitam favoritnya, wanita di depan gue ini berkata seraya tertawa kecil, “Gue mau move on dari dia tuh selalu jadi wacana aja ya, Ben?” Gue tidak membalas, hanya tersenyum. Pahit. Mungkin sepahit kopinya. “Gimana gue mau pindah ke tempat yang baru, Ben, setiap kali gue coba, dia selalu tiba-tiba datang lagi. Seakan tau gue ingin pindah tapi enggak pernah memperbolehkan.” Ia melanjutkan, kali ini dengan tatapan mata menerawang. Mata yang selalu membuat gue jatuh cinta, ribuan kali, lagi dan lagi. Tapi sialnya, mata penuh harap itu tidak pernah bisa melihat bahwa ada sepasang mata lain di hadapannya yang juga sedang jatuh cinta terhadapnya. Aurora Gelas kopi kedua sudah aku habiskan bersama Ben, sahabat lelaki di depanku yang sedari tadi setia mendengar cerita-cerita nonsense ku tentang seseorang yang sudah lama menyesakkan anganku tentangnya tanpa pernah betul-betul Ia sadari. Alghi, namanya. Kalau kalian ingin mendengar cerita tentang seorang w...

analogi tas

Berapa banyak wanita yang berpikir bahwa daripada memakai sebuah tas yang nyaman, lebih baik memakai tas yang sempurna, tas yang bagus rupawan? Berpikir bahwa, toh pada akhirnya tas sempurna tersebut akan menjadi tas yang nyaman. Kemudian, berapa banyak wanita yang dengan sengaja menyimpan tas-tas nyamannya di lemari, lalu ketika sebenarnya dibutuhkan dan tas tersebut memang sesuai kebutuhan, dengan seribu alasan Ia malah pergi mencari tas baru? Namun, sepertinya hanya segelintir wanita yang menyadari bahwa Ia terlalu memaksakan diri memakai tas sempurna tersebut sehingga merusak kulit bahunya, atau terlalu sibuk mencari tas sempurna di toko sehingga tas yang nyaman tersebut rusak, usang, kalah melawan lembabnya lemari. Lalu, berapa banyak wanita yang merasa tak ada tas yang cukup rupawan, atau sekedar nyaman untuk dirinya? Beberapa wanita melupakan suatu hal, bahwa setiap wanita melakukan perjalanan melelahkan untuk mencari tasnya sendiri. Bahwa, mungkin sebelumn...